Powered by Blogger.
RSS

PESANAN TANPA TAJUK



Gambar sumber Google



Aduhai anak! Kalau hati ibumu itu tertonjol di luar tubuh, pasti kau dapat melihat birat-birat luka lama yang masih berdarah. Tega pula kau toreh lagi. Cintamu pada seorang perempuan belum dapat menandingi cinta ibumu pada dirimu. Cintamu pada seorang gadis belum terbukti unggul andai kau culas dalam mendatangkan bahagia di benak hati seorang ibu.



Enak kau menulis di dinding muka buku ini dengan senda bahagia. Baru kelmarin kau lukai hati dia demi menurut kehendakmu. Sakit hatiku melihat setianya ibu dan bapamu membuntuti langkahmu ke sana ke mari. Pemberian yang diberi dibalas pula dengan muncung seribu. Tidakkah kau melihat rona capek di raut wajah mereka yang mula di mamah usia?


Lihat kembali, anak! Lihat semula. Kesilapan itu lumrah. Tetapi kalau diulang berkali-kali aku kira itu sudah kurang ajar. Dewasalah! Andai kau enggan menerima bait-bait nasihat dari bibikmu yang buruk ini, cuba kau selusuri dalam-dalam setiap kedut di wajah orang tuamu. Setiap satunya punya cerita pengorbanan yang bukan sedikit. Memadailah kau curahkan kembali kasih sayang dan sedikit penghargaan tanda ingatan.... memadailah...


Sumber: Facebook kawan saya.... Kak Musleha Nasmian... Thanks for sharing kak mus walau dari mana pun sumber ilhamnya... :) ia begitu indah itu kite kongsi dan renungkan....



Untill our next meeting, Spread Your Love Sayangsss!
xoxo...



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 comments:

Adi Rentaka said...

Tetiba terjumpa posting ni masa blogwalking... muahahah... thanks Nadia for the sharing....

may that soul realise that love of a mother is unconditional

may he return the love with love

Me.... Nadia said...

Tuan empunya sumber barangkali. Terima kasih atas perkongsian yg indah ini.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...